:: Try To Think Creatively [ T3C ] ::

  • 03:52:53 pm on February 20, 2011 | 0
    Tags:


    Materi Teori Organisasi Umum (TOU) 1 dan 2

    1. Ruang Lingkup Ekonomi

    2. Penentuan Harga Permintaan dan Penawaran

     

    Ilmu Ekonomi

    Pengertian Ilmu Ekonomi menurut  Profesor Paul Samuelson [ http://goo.gl/k5LGf  ], yaitu “Suatu studi mengenai individu-individu dan masyarakat membuat pilihan, dengan atau tanpa penggunaan uang, dengan menggunakan sumbersumber daya yang terbatas, tetapi dapat digunakan dalam berbagai cara untuk menghasilkan berbagai jenis barang dan jasa serta  mendistribusikannya untuk kebutuhan konsumen, sekarang dan di masa datang, kepada berbagai individu dan golongan masyarakat”.

    [ http://goo.gl/Dl6tD ]

    [ http://goo.gl/5IBfR ]

    Metodologi Ekonomi

    Metodologi ekonomi adalah ilmu yang mempelajari metode, umumnya metode ilmiah, yang berhubungan dengan  ekonomi, termasuk prinsip tentang pertimbangan ekonomi. Istilah “metodologi” juga umum meskipun salah dan digunakan sebagai sinonim dari “metode”.

    [ http://goo.gl/sxj3y ]

    Kegiatan ekonomi dalam suatu masyarakat modern meliputi berbagai  jenis kegiatan produksi, konsumsi dan perdagangan.

    1. Barang dan jasa yang harus diproduksi ( what ), karena sumber daya terbatas sementara kebutuhan tidak terbatas, maka tidak semua barang dan jasa yang dibutuhkan masyarakat  dapat diproduksi. Suatu masyarakat ekonomi harus menentukan barang dan jasa apa saja yang akan diproduksi, barang dan jasa mana yang akan diprioritaskan, barang dan jasa apa yang akan diproduksi kemudian, serta barang dan jasa apa yang tidak dapat diproduksi.
    2. Bagaimana cara memproduksi barang dan jasa tersebut ( how )
      Menghasilkan suatu barang dan jasa dengan pengorbanan (atau biaya) yang paling rendah. Ilmu ekonomi memandang teknologi sebagai faktor penting dalam proses produksi. Namun, masih banyak faktor penting yang harus dipertimbangkan, seperti skala produksi, kemampuan manajerial, iklim, kemampuan finansial dan sikap mental.
    3. Untuk siapa barang dan jasa tersebut diproduksi ( for whom )
      Salah ekonomi tentang bagaimana hasil produksi dibagikan adalah masalah tentang keadilan dan pemerataan distribusi. Bagaimana memberi balas jasa atas warga yang bekerja lebih banyak daripada yang lainnya. Masalah distribusi juga terkat dengan pertanyaan bagaimana memberi jaminan kepada sebagian warga yang mendapatkan hasil produksi di dalam ekonomi, sekalipun tidak ikut berproduksi seperti anak-anak sekolah dan orang tua jompo.

    [ http://goo.gl/FYBy6 ]

    Sistem Perekonomian

    Sistem perekonomian adalah sistem yang digunakan oleh suatu negara untuk mengalokasikan sumber daya yang dimilikinya baik kepada individu maupun organisasi di negara tersebut. Perbedaan mendasar antara sebuah sistem ekonomi dengan sistem ekonomi lainnya adalah bagaimana cara sistem itu mengatur faktor produksinya. Dalam beberapa sistem, seorang individu boleh memiliki semua faktor produksi. Sementara dalam sistem lainnya, semua faktor tersebut di pegang oleh pemerintah. Kebanyakan sistem ekonomi di dunia berada di antara dua sistem ekstrim tersebut.

    Sistem perekonomian bagian dari :

    1. Sistem Barter
    2. Hukum adat (=Custom Rules)
    3. Market Economy
    4. Command Economy
    5. Mixed Economy ( Perekonomian Tertutup dan Perekonomian Terbuka )

    [ http://goo.gl/t7Eym ]

    Negara-negara sosialis cenderung menerapkan Sistem Komando dan Terpusat.

    1. Sistem ekonomi tradisional, merupakan sistem ekonomi tradisional merupakan sistem ekonomi yang diterapkan pada masyarakat tradisional. Sesuai dengan keadaannya tradisional, corak perekonomianpun bersifat tradisional.
      • Ciri-ciri sistem ekonomi tradisional sebagai berikut :
        • Teknik produksi dipelajari secara turun temurun dan bersifat sederhana
        • Hanya sedikit menggunakan modal
        • Pertukaran dilakukan dengan sistem barter ( barang dengan barang )
        • Belum mengenal pembagian kerja
        • Masih terikat dengan tradisi
        • Tanah merupakan tumpuan kegiatan produksi dan sumber kemakmuran
    2. Sistem ekonomi komando, pada sistem ekonomi komando ( sistem ekonomi pusat dan perencanaan ), peran pemerintah sangat dominan, sedangkan peran masyarakat atau pihak swasta sangat kecil. Pada sistem ini pemerintah menentukan barang dan jasa yang akan diproduksi, dengan cara atau metode bagaimana barang tersebut diproduksi, serta kepada siapa atau untuk siapa barang tersebut diproduksi, Jadi, hampir seluruh kegiatan ekonomi diselenggarakan oleh pemerintah pusat.
      • Ciri-ciri ekonomi komando adalah sebagai berikut :
        • Semua sumber dan sumber daya ekonomi dimiliki dan dikuasai oleh negara sehingga hak milik perorangan hampir tidak ada ( tidak diakui ).
        • Pekerjaan yang tersedia dan siapa yang akan berkerja ditentukan oleh pemerintah. Rakyat tidak memiliki kebebesan dalam memilih pekerjaan.
        • Kebijakan ekonomi diatur pemerintah
    3. Sistem ekonomi pasar, kebalikan dari sistem komando. Pada sistem ekonomi pasar kegiatan ekonomi produksi, distribusi, dan konsumsi dilakukan oleh pihak swasta.
      • Ciri-ciri sistem ekonomi pasar yaitu :
        • Semua sumber produksi menjadi milik masyarakat
        • Pemerintah tidak ikut campur tangan secara langsung dalam kegiatan ekonomi
        • Masyarakat terbagi atas 2 golongan, golongan pemberi kerja dan golongan penerima kerja
        • Timbul persaingan dalam masyarakat
        • Setiap kegiatan ekonomi disarkan atas pencarian keuntungan
        • Kegiatan ekonomi selalu mempertimbangkan keadaan pasar
    4. Sistem ekonomi campuran, pemerintah dan swasta saling berinteraksi dalam dalam memecahkan masalah ekonomi.
    5. [ http://goo.gl/JeUQH ]

    Penentuan Harga Permintaan dan Penawaran

    Pengertian permintaan adalah keinginan disertai kemampuan untuk membeli barang dan jasa pada tingkat harga pada waktu tertentu.

    Ada tiga hal penting dalam permintaan :

    1. Kuantitas yang diminta merupakan kuantitas yang diinginkan. Berdasarkan harga barang tersebut, harga barang lain, pendapatan dan selera.
    2. Kemampuan serta keadilan untuk membeli
    3. Kuantitas yang diminta dinyatakan dalam satuan waktu

    Penawaran adalah sejumlah barang yang ditawarkan untuk dijual pada berbagai tingkat harga dalam suatu pasar pada waktu tertentu. Dari pengertian tersebut menunjukkan bahwa penjual akan menjual barangnya sejumlah tertentu untuk masing-masing tingkat harga tertentu.

    Hukum penawaran berbunyi “Apabila harga suatu barang dan jasa meningkat, maka jumlah kuantitas yang akan diminta akan menurun. Sebaliknya, apabila harga suatu barang dan jasa menurun maka jumlah kuantitas yang akan diminta akan meningkat, ceteris paribus.”

    Kurva Penawaran

    Kurva penawaran adalah kurva yang menunjukkan hubungan berbagai jumlah barang dan jasa yang ditawarkan oleh produsen pada berbagai tingkat harga. Kurva ini akan menghubungkan titik-titik koordinat pada sumbu harga (sumbu Y) dengan sumbu jumlah barang (sumbu X).

    Faktor-faktor yang mempengaruhi penawaran, diantaranya :

    1. Biaya produksi
      • Harga bahan baku yang mahal akan mengakibatkan tingginya biaya produksi dan menyebabkan produsen menawarkan barang dalam jumlah terbatas untuk menghindari kerugian karena takut tidak laku.
    2. Teknologi
      • adanya kemajuan teknologi akan menyebabkan pengurangan terhadap biaya produksi dan produsen dapat menawarkan barang dalam jumlah yang lebih besar lagi.
    3. Harga barang pelengkap dan pengganti
      • Apabila harga barang pengganti mengalami kenaikan maka produsen akan memproduksi lebih banyak lagi karena berasumsi konsumen akan beralih ke barang pengganti karena harganya lebih murah.
    4. Pajak
      • semakin tinggi tarif pajak yang dikenakan akan berakibat naiknya harga barang dan jasa yang akan membawa dampak pada rendahnya permintaan konsumen dan berkurangnya jumlah barang yang ditawarkan.
    5. Perkiraan harga barang di masa datang
      • Apabila kondisi pendapatan masyarakat meningkat, biaya produksi berkurang dan tingkat harga barang dan jasa naik, maka produsen akan menambah jumlah barang dan jasa yang ditawarkan. Tetapi bila pendapatan masyarakat tetap, biaya produksi mengalami peningkatan, harga barang dan jasa naik, maka produsen cenderung mengurangi jumlah barang dan jasa yang ditawarkan atau beralih pada usaha lain.
    6. Tujuan dari perusahaan
      • Bila perusahaan berorientasi untuk dapat menguasai pasar, maka dia harus mampu menekan harga terhadap barang dan jasa yang ditawarkan sehingga keuntungan yang diperoleh kecil. Bila orientasinya pada keuntungan maksimal maka perusahaan menetapkan harga yang tinggi terhadap barang dan jasa yang ditawarkannya.

    [ http://goo.gl/3cGeW ]

    [ http://goo.gl/p259o ]

    [ http://goo.gl/Gf3D6 ]

    Harga Keseimbangan

    Harga Keseimbangan merupakan “persesuaian” antara antara keinginan pembeli dan keinginan penjual , sehingga masing-masing pihak mendapatkan apa yang diinginkan tanpa adanya kekurangan atau kelebihan.

    [ http://goo.gl/FNCTn ]

    [ http://goo.gl/5xPaf ]

     

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: